Indeks Berita

Pemerintah Aceh Terima Aplikasi SIKD

Rabu, 15 Agustus 2018

Humas Aceh |15 Agt 2018

Banda Aceh – Deputi Pembinaan Arsip Nasional RI, Andi Kasman menyerahkan Perangkat Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Daerah kepada Pemerintah Aceh yang diterima langsung oleh Plh. Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah.

Penyerahan perangkat aplikasi itu dilakukan pada acara penutupan Pameran Kesejarahan dan Budaya serta pengukuhan dan Pelantikan pengurus Nasional Asosiasi Arsiparis Indonesia Wilayah Aceh di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, Selasa 14 Agustus 2018.

“Kami menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada Arsip Nasional RI yang telah menyerahkan Perangkat Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan
Daerah kepada Pemerintah Aceh,” kata Taqwallah.
Aplikasi SIKD kata Taqwallah merupakan terobosan penting dalam upaya peningkatan pengelolaan arsip daerah, selain itu program tersebut juga sejalan dengan salah satu program unggulan Aceh yaitu Aceh SIAT.
Taqwallah meminta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh untuk segera mensosialisasikan dan menerapkan penggunaan aplikasi SKID di unitnya masing-masing dan juga ke seluruh SKPA agar upaya mewujudkan sistem informasi terpadu di Aceh, dapat terlaksana dengan baik.

“Semoga ini tidak menjadi arsip, tapi langsung dimanfaatkan pada kesempatan pertama,” ujar Taqwallah.
Pada kesempatan tersebut, Taqwallah juga menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan serangkaian kegiatan Pameran Kesejarahan dan Budaya, Lomba Kepustakaan dalam rangka PKA ke 7.
Pada acara penutupan pameran tersebut juga dilakukan Pengukuhan Asosiasi Arsiparis Indonesia Provinsi Aceh periode 2016 – 2021.
Sejumlah hadiah juga diserahkan kepada pemenang lomba pustakawan terbaik, lomba perpustakaan sekolah terbaik, dan lomba perpustakaan gampong terbaik.

The post Pemerintah Aceh Terima Aplikasi SIKD appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

[Foto]: Rapat Kapal Tongkang Batu Bara

Rabu, 15 Agustus 2018

Humas Aceh |15 Agt 2018

Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah membahas permasalahan  dengan pihak terkait atas tumpah nya batu bara dan kapal tongkang  di kawasan Lampuuk, Aceh Besar dalam rapat di Banda Aceh, 14 Agustus 2018.
Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah Membahas solusi tumpah nya batu bara di kawasan lampuuk ,aceh besar di pendopo wakil Gubernur aceh,14/08/2018

The post [Foto]: Rapat Kapal Tongkang Batu Bara appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

Dyah Erti Serahkan Hadiah Pemenang Festival Kuliner PKA 7

Rabu, 15 Agustus 2018

Humas Aceh |15 Agt 2018

Banda Aceh — Wakil Ketua PKK Aceh, Dyah Erti Idawati menyerahkan hadiah bagi para pemenang yang mengikuti festival kuliner pada ajang Pekan Kebudayaan Aceh ke 7 tahun 2018, di Taman Safiatuddin Banda Aceh, Selasa 14 Agustus 2018.

Wakil Ketua PKK Aceh, Dyah Erty Idawati menyerahkan hadiah kepada seluruh pemenang lomba masak dan cipta menu B2SA Dinas Pangan Aceh di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, (14/8/18)

Beberapa pemenang seperti pada lomba cipta menu pangan Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA), diagendakan akan mewakili Aceh di ajang serupa pada tingkat nasional. Karena itu Dyah meminta Bireun sebagai pemenang untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin sehingga nantinya bisa mengharumkan nama Aceh di kancah nasional.

“Segala kekurangan harus diperbaiki sehingga di kompetisi nasional nanti mita bisa menjadi juara,” kata Dyah.

Dyah menyebutkan dalam Festival Kuliner PKA 7, banyak kreasi menu baru serta berkualitas yang dipamerkan setiap kontestan. Ida berharap menu tersebut tidak hanya dipraktekkan pada kompetisi semata, melainkan pada keseharian usai PKA.

“Dengan demikian, generasi Aceh menjadi generasi yang sehat,” kata Dyah.

Festival Kuliner PKA 7 melombakan banyak cabang. Di antaranya adalah Lomba Masak Serba Ikan Kategori Balita yang juaranya adalah Aceh Besar. Selanjutnya pemenang lomba ini adalah Aceh Timur, Banda Aceh, Bener Meriah dan Kota Langsa. Untuk Lomba Serba Ikan Kategori Kudapan dijuarai oleh
Aceh Utara. Selanjutnya berturut-turut Aceh Tengah, Pidie Jaya, Aceh Jaya dan Aceh Ranjang menjadi juara.

Pada lomba Serba Ikan Kategori Hidangan Keluarga juaranya adalah Aceh Selatan. Juara 2 dan 3 diraih Aceh Utara serta Aceh Timur. Sementara harapan 1 adalah Bahan Raya serta Banda Aceh mendapat penghargaan sebagai juara harapan 2.

Untuk stand kuliner terbaik di Festival Kuliner PKA 7 diraih Kota Banda Aceh. Selanjutnya Nagan Raya dan Aceh Tengah menjadi terbaik 2 dan 3 di ajang ini.

Sementara kategori lomba Masak Ikan dan Kue Tradisional, Kota Banda Aceh kembali menjadi perwakilan terbaik, dilanjutkan oleh Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Timur.

Sementara itu, lomba Gerakan Pengolahan Lokal Sagu juga diraih oleh Banda Aceh. Selanjutnya peringkat 2 adalah Aceh Tengah dan Aceh Timur sebagai terbaik 3. Untuk lomba Gerakan Pengolahan Lokal berbahan labu, Aceh Barat Daya, Kota Lhokseumawe dan Aceh Singkil secara berturut menjadi juara.

Untuk Lomba Cipta Menu B2SA, secara berturut-turut juara diraih Kabupaten Bireun, Pidie, Aceh Singkil, Aceh Selatan, Banda Aceh dan Bener Meriah. Bireun sebagai juara akan mewakili Aceh pada lomba cipta menu B2SA di Banjarmasin pada perayaan Hari Pangan Sedunia.

The post Dyah Erti Serahkan Hadiah Pemenang Festival Kuliner PKA 7 appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

Walikota Langsa Letakkan Batu Pertama Menara Masjid Nurul Iman

Selasa, 14 Agustus 2018

Humas Aceh |14 Agt 2018

LANGSA: Walikota Langsa Usman Abdullah, SE melakukan peletakan batu pertama serta peusijuek (tepung tawar) pembangunan menara Masjid Nurul Iman di Gampong Alue Beurawe Kec.Langsa Kota, Selasa (14/8).

Usman Abdullah dalam sambutannya mengatakan, semoga dengan adanya pembangunan menara masjid, kita semua bisa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan Kepada Allah SWT. Masjid sarana untuk ibadah, menara mesjid juga bisa dijadikan sebagai sarana komunikasi untuk pembangunan akhlak manusia. Bagaimana kita bisa mengajak umat untuk lebih memakmurkan masjid.

Menurut Walikota, jika membangun menara masjid atau infrastruktur lainnya tidak begitu sulit. Yang sulit membangun karakter manusia. Karena membangun sebuah masjid atau lainnya lebih mudah dari pada membangun karakter atau watak manusia, ucapnya.

Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Nurul Iman Gampong Alue Beurawe Tgk.Hanapiah Ali mengatakan, Masjid ini sudah berdiri sejak tahun 1973 namun sampai saat ini belum ada menara. Adapun tinggi menara yang ingin dibangun sekitar 30 meter.

Lanjutnya, dengan dilaksanakan pembangunan Menara Mesjid Nurul Iman ini, kami menghimbau kepada kaum muslimin pada umumnya dan warga Gampong Alue Beurawe khususnya agar dapat ikut berpartisipasi untuk menyumbang kebutuhan pembangunan menara tersebut berupa material bangunan, dana/uang, tenaga dan fikiran.

Kami terus mengharapkan dukungan dan sumbangan dari seluruh lapisan masyarakat, agar pembangunan menara masjid ini cepat selesai. Atas bantuan dan partisipasi semua pihak kami mengucapkan terima kasih. Semoga Allah SWT memberikan pahala yang berlipat ganda kepada para penderma dan penyumbang untuk pembangunan masjid ini, imbuhnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Tokoh Agama Abu Sulaiman Kapa, Camat Langsa Kota T.Muhammad Taufiq, Kapolsek dan Danramil Langsa Kota, Anggota DPRK Langsa, perwakilan MPU, Kadis DSI Kota Langsa Ibrahim Latif, Pengurus BKM, para perangkat Gampong Alur Beurawe, serta sejumlah tamu dan undangan lainnya.

The post Walikota Langsa Letakkan Batu Pertama Menara Masjid Nurul Iman appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

Langgar Qanun RTRW, Ruko di Samping Kherkof Dibongkar Satpol PP

Selasa, 14 Agustus 2018

Humas Aceh |14 Agt 2018

Banda Aceh – Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP/ WH) Kota Banda Aceh membongkar tiga unit Ruko berkonstruksi beton di Jalan Teuku Umar, Gampong Sukaramai, Kecamatan Baiturrahman, tepatnya di samping Peucut Kherkof, Selasa (14/8/2018).

Menurut Kasatpol PP/ WH Banda Aceh M Hidayat, pembongkaran ini dilakukan karena bangunan tersebut melanggar Qanun Kota Banda Aceh Nomor 4 tahun 2009 tentang RTRW Kota Banda Aceh 2009-2029 sebagaimana telah diubah dengan Qanun Kota Banda Aceh Nomor 2 tahun 2018.

“Sebelum melakukan pembongkaran kami telah memberikan beberapa kali surat teguran kepada pemilik bangunan atas pelanggaran yang telah dilakukan. Pemilik bangunan juga telah diberikan kesempatan untuk membongkar sendiri bangunannya,” katanya di sela-sela proses penertiban.

Ia menjelaskan, pada awalnya bangunan tersebut dibangun oleh pemiliknya berdasarkan IMB tahun 2004. Namun dengan dikelurkannya Qanun Kota Banda Aceh Nomor 4 tahun 2009, IMB tersebut tidak sesuai lagi dengan RTRW yang baru. “Pemilik bangunan menggunakan izin yang lama, dan izin itu tidak berlaku lagi,’’ katanya.

Katannya lagi, pembongkaran paksa atas bangunan milik H Affan Banta tersebut dilakukan pihaknya berdasarkan keputusan Walikota Banda Aceh Nomor 650/0873/2018 tanggal 31 Juli 2018. “karena setelah lima hari kerja sejak surat ini diterima maka haru ini dengan paksa kami membongkar bangunan tersebut.

Harapan untuk masyarakat untuk mengimbau kepada seluruh pengusaha atau pemilik bangunan sebelum mendirikan bangunan untuk mengurus surat izin terdahulu agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi.

Amatan di lokasi, pembongkaran Ruko yang masih dalam tahap pengerjaan itu melibatkan satu unit alat berat jenis Excavator (Beko) dan puluhan petugas Satpol PP. Tak terlihat pula adanya protes dari warga atau pemilik bangunan.

The post Langgar Qanun RTRW, Ruko di Samping Kherkof Dibongkar Satpol PP appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

Anjungan Aceh Timur Sajikan Aneka Benda Peningalan Bersejarah

Selasa, 14 Agustus 2018

Humas Aceh |14 Agt 2018

Banda Aceh – Anjungan Kabupaten Aceh Timur, pada Pekan Kebudayaan (PKA) Ke VI, Aceh Timur turut mensajikan berbagai aneka peningalan bersejarah. Selain itu Anjungan Aceh Timur ramai dikunjungi oleh masyarakat dari berbagai Kabupaten-Kota untuk melihat benda-benda bersejarah.

Aceh Timur tidak hanya menampilkan tentang kebudayaan saja, akan tetapi Kabupaten Aceh Timur yang memiliki banyak potensi ini juga turut menyuguhkan sejumlah barang-barang yang mempunyai nilai historis , “ demikian disampaikan Kabag Kesra Mujiburrahman, SE, M.AP, Senin 14 Agustus 2018.

“Sejarah menarik ini dapat disimak ketika saat berkunjung ke anjungan Kabupaten Aceh Timur di arena Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) Ke VII yang berada di Taman Sulthanah Safiatuddin, Lampriet, Banda Aceh,” kata Mujiburrahman.

Sementara itu, Abdul Hakim Amin penjaga barang-barang bersejarah dianjungan Aceh Timur, menyampaikan, ada beberapa barang peninggalan bersejarah yang kami bawa dari Aceh Timur. “Seperti peninggalan sejarah masa kerajaan Peureulak, masa Jepang hingga masa penjajahan Belanda.

“Aceh Timur ada beberapa peninggalan bersejarah seperti peninggalan parang (golok) orang Aceh, Bedil VOC (Belanda), keris peningalan kerajaan, tombak dan pedang serta pedang Samurai Jepang Samurai,” ujar Abdul Hakim.

Sementara itu, senapan dan pistol merupakan peninggalan yang diberikan oleh VOC saat ke Peureulak, Kabupaten Aceh Timur masa itu. Begitu juga dengan pedang dan samurai diberikan oleh Jepang kepada Ulee Balang di Aceh Timur ketika Jepang memasuki wilayah tersebut,” demikian kata Abdul Hakim.

Ada sebuah meriam pemberian Kerajaan Turki kepada Kerajaan Peureulak yang diletakan diluar anjungan, bahkan ada miniatur meriam yang diberikan oleh Portugis bertulisan 1651 masehi.

Selain itu, di Anjungan Kabupaten Aceh Timur juga diperlihatkan silsilah dari raja-raja Islam yang ada di Aceh. Di sana tertulis, bahwa raja-raja Islam di Aceh bermula dari Bani Hasyim, yang kemudian berlanjut ke masa Peureulak, Samudera Pasai, Tamiang, Malaka, dan seterusnya hingga saat ini.

Bahkan ada Al Quran diperkirakan sudah berusia berabad-abad yang ditulis tangan. Al Qur’an bertuliskan tangan yang diperkirakan sudah ada sejak abad ke-17 atau 1600-an Masehi. Selain itu ada silsilah raja-raja Peureulak dan seluruh Aceh.

Di anjungan Aceh Timur juga ada koleksi uang dirham, uang Persia, serta uang Dulpaka. Uang Dulpaka artinya uang berlambagkan pedang sahabat empat. Selain itu juga ada naskah tua, Buku Monisa dan sejarah Aceh serta kisah Banta Ahmad.

The post Anjungan Aceh Timur Sajikan Aneka Benda Peningalan Bersejarah appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

[Video] Pemerintah Aceh Gelar Malam Anugerah Budaya PKA Ke-7

Selasa, 14 Agustus 2018

Humas Aceh |14 Agt 2018

Pemerintah Aceh Gelar Malam Anugerah Budaya PKA Ke-7

The post [Video] Pemerintah Aceh Gelar Malam Anugerah Budaya PKA Ke-7 appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

[Video] Dyah : kesuksesan Gampong Tumbo Baro wajib di tiru

Selasa, 14 Agustus 2018

Humas Aceh |14 Agt 2018  

Dyah : kesuksesan Gampong Tumbo Baro wajib di tiru

The post [Video] Dyah : kesuksesan Gampong Tumbo Baro wajib di tiru appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

[Video] Plt Gubernur Puncak Hari Anak Nasional di Aceh

Selasa, 14 Agustus 2018

Humas Aceh |14 Agt 2018  

Plt Gubernur Puncak Hari Anak Nasional di Aceh

The post [Video] Plt Gubernur Puncak Hari Anak Nasional di Aceh appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

[Video] Pemerintah selalu mendukung Program PKK

Selasa, 14 Agustus 2018

Humas Aceh |14 Agt 2018  

Pemerintah selalu mendukung Program PKK

The post [Video] Pemerintah selalu mendukung Program PKK appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

Kalender Agenda

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32