Indeks Berita

Pemerintah Gelar Rapat Penetapan Hutan Adat Aceh

Sabtu, 20 Januari 2018

Humas Aceh | 20 Januari 2018

Banda Aceh – Pemerintah Aceh menggelar rapat koordinasi penetapan hutan adat Aceh, di Pendapat Wakil Gubernur Aceh, Jumat 19/01/2018. Rapat tersebut dilaksanakan jelang rapat koordinasi tingkat nasional di Jakarta, 23-24 Januari pekan depan.

Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah memimpin Rapat Koordinasi Hutan Adat Aceh di Aula Pendopo Wakil Gubernur, Banda Aceh, Jumat 19 Januari 2018.

Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menyebutkan persoalan hutan adat penting untuk dibahas secara bersama. Pasalnya dengan adanya pengakuan atas hutan adat, bisa dimanfaatkan untuk mengoptimalisasi fungsi hutan demi kepentingan rakyat.

Selama ini, ujar Nova, banyak kasus yang menimpa rakyat yang mengelola hutan yang seharusnya berada dalam kawasan hutan adat. Namun demikian, Wagub menginggatkan, keberadaan hutan adat untuk tidak direkayasa demi kepentingan bisnis.

“Hak rakyat harus menjadi milik rakyat. Jangan diplot sebagai cagar sehingga masyarakat dianggap melanggar hukum ketika mengelola kawasan hutan adat,” ujar Nova.

Dalam rapat yang diikuti juga oleh pejabat Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Bupati Pidie, Aceh Barat, Aceh Besar, Aceh Jaya, serta para aktivis  dan para akademisi itu, dibentuk tim inti yang bertugas merumuskan secara keseluruhan ketentuan-ketentuan dan kriteria hutan adat di Aceh.

Tim tersebut merumuskan kriteria khusus yang harus dilakukan untuk mendalami potensi hutan adat. Tim ini pula yang nantinya akan mempersiapkan dan mengisi formulir  keberadaan hutan adat di Aceh, untuk nantinya akan dibawa dalam Rapat Koordinasi Nasional di Jakarta, 23 Januari nanti.

Aceh sendiri sejauh ini telah mendaftarkan 11 lokasi usulan hutan adat seluas 95 ribu hektar lebih ke Kementerian Lingkungan Hidup. Seluruhnya berada di empat kabupaten: Pidie, Aceh Besar, Aceh Jaya dan Aceh Barat. Sementara secara keseluruhan ada hampir 200 ribu hektar wilayah hutan adat yang telah tercatat. Sebagiannya masuk dalam kawasan hutan lindung.

Hutan-hutan ini nantinya adakan diadvokasi sehingga secara resmi bisa tercatatat sebagai hutan adat dan tidak memunculkan sengketa di kemudian hari. Sementara hutan lainnya yang memang diperkirakan berfungsi sebagai hutan adat, untuk bisa dicatat dalam formulir yang disediakan untuk didaftarkan di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia.

 

The post Pemerintah Gelar Rapat Penetapan Hutan Adat Aceh appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

[Video] Aceh Siap JadinTuan Rumah PON 2024

Sabtu, 20 Januari 2018

Humas Aceh | 20 Januari 2018

Aceh Siap JadinTuan Rumah PON 2024

The post [Video] Aceh Siap JadinTuan Rumah PON 2024 appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

[Video] Wagub Hadiri Sertijab Kepala Perwakilan BI Aceh

Sabtu, 20 Januari 2018

Humas Aceh | 20 Januari 2018

Wagub Hadiri Sertijab Kepala Perwakilan BI Aceh

The post [Video] Wagub Hadiri Sertijab Kepala Perwakilan BI Aceh appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

Kepala Biro Humas dan Jubir Pemerintah Aceh Ngopi Bareng Masyarakat

Jumat, 19 Januari 2018

Humas Aceh | 19 Januari 2018

Banda Aceh – Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Mulyadi Nurdin ngopi bareng Juru Bicara Pemerintah Aceh yang baru ditunjuk, Wiratmadinata dan Saifullah Abdul Gani, serta sejumlah wartawan dan masyarakat di salah satu warung kopi di Banda Aceh, Jumat 19 Januari 2018 pagi.

Ngopi bareng yang juga dihadiri penasehat Gubernur Aceh bidang Politik dan Keamanan, Muhammad MTA tersebut dilakukan demi terjaganya hubungan baik dengan semua kalangan masyarakat yang telah terjalin selama ini.

“Silaturahmi selalu menjadi hal utama dan penting dalam menjaga hubungan,” ujar Wiratmadinata. Tidak ada topik khusus yang dibicarakan dalam pertemuan yang berlangsung santai tersebut.

Sementara Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Mulyadi Nurdin mengatakan, penunjukan Juru Bicara Pemerintah Aceh akan mempermudah kerja Gubernur dalam menjalankan roda pemerintahan demi mewujudkan Aceh Hebat.

The post Kepala Biro Humas dan Jubir Pemerintah Aceh Ngopi Bareng Masyarakat appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

[Video] Gerak Cepat Pemerintah Menuju Aceh Hebat

Jumat, 19 Januari 2018

Humas Aceh | 19 Januari 2018

Gerak Cepat Pemerintah Menuju Aceh Hebat

The post [Video] Gerak Cepat Pemerintah Menuju Aceh Hebat appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

Bupati Bener Meriah dan Aceh Utara Komit Selesaikan Sengketa Lahan

Jumat, 19 Januari 2018

Humas Aceh | 19 Januari 2018

REDELONG : Bupati Kabupaten Bener Meriah Ahmadi, SE dan Bupati Aceh Utara Muhammad Thalib berkomitmen akan selesaikan secara bijak terkait permasalahan sengketa lahan. Hal tersebut disampaikan Ahmadi saat menghadiri undangan bupati Aceh Utara pada acara peresmian  Puncak Hill Resto di Gunung Salak, Aceh Utara, Kamis (18-1-2018) sekira pukul 17:00 WIB.

Orang nomor satu di Kabupaten Bener Meriah itu menyampaikan,  diarinya telah berbincang-bincang dengan Bupati Aceh Utara terkait isu perbatasan antara dua kabupaten bertetangga tersebut.

“Tadi saya dan pak Bupati Aceh Utara telah banyak membahas tentang isu perbatasan. Insyaallah tidak ada permasalahan. Intinya, saya dan bupati Aceh Utara akan turun kelapangan bersama-sama guna menyelesaikan sengketa itu.”terang Ahmadi.

Bupati Bener Meriah menambahkan, seperti yang disampaikan Bupati Aceh Utara dalam bincang-bincang bahwasanya Aceh Utara dan Bener Meriah itu adalah saudara. “Saya dan pak Bupati Aceh Utara telah berkomitmen akan selesaiakan permasalahan tersebut secara kekeluargaan.”kata Ahmadi, sembari menambahkan, kalau menurut aturan yang berlaku penyelesaian sengketa tapal batas adalah wewenang pihak Provinsi Aceh, tapi secara stabilitas pimpinan daerah Bener Meriah dan Aceh Utara punya kewajiban untuk menjaganya.

Bupati Ahmadi menerangkan terkait administrasi, bila wilayah masuk Bener Meriah masyarakat pemilik lahan harus mengurus administrasinya (surat tanah-red) di Kabupaten Bener Meriah demikian juga sebaliknya.

Sementara itu Bupati Aceh Utara Muhammad Thalib dalam kesempatan yang sama menyampaikan, bahwa dirinya setuju dengan apa yang disampaikan oleh Bupati Kabupaten Bener Meriah Ahmadi. “Yang penting tanah kita jangan diambil oleh Belanda. Masyarakat Kabupaten Bener Meriah dan masyarakat Aceh Utara bersaudara, jangan ada pertikaian, itu yang kita harapkan.”kata Bupati Aceh Utara itu.

Dia juga berjanji akan turun kelapangan bersama-sama dengan Bupati Bener Meriah, “insyaallah kita akan turun kelapangan bersama-sama.”demikian Bupati Aceh Utara.

Pantauan dilapangan usai bertemu dan berembuk dengan Bupati Aceh Utara Muhammad Thalib, Bupati Bener Meriah Ahmadi sekira pukul 17:30 WIB kembali ke Bener Meriah.

The post Bupati Bener Meriah dan Aceh Utara Komit Selesaikan Sengketa Lahan appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

Bupati Ahmadi Sidak Sejumlah Puskesmas

Jumat, 19 Januari 2018

Humas Aceh | 19 Januari 2018
REDELONG : Bupati Kabupaten Bener Meriah Ahmadi, SE melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah pusat kesehatan masyarakat, Kamis (18-1-2018)
Dalam sidak tersebut bupati Ahmadi yang di dampingi oleh Kepala Bagian Humas Dan Protokol Setdakab Bener Meriah Sukur langsung mengecek sejumlah ruangan.
Di Puskesmas Bandar bupati tampak berinteraksi langsung dengan sejumlah pasien yang sedang berobat, selain itu Bupati Ahmadi juga langsung menjeguk beberapa pasien yang sedang menjalani perawatan di beberapa ruangan.
Selain itu Bupati Bener Meriah juga menanyakan sejumlah pertanyaan kepada sejumlah tenega kesehatan yang saat itu terlihat sedang melayani para pasien.
Usai melakukan kunjungannya di Puskesmas Bandar, Bupati kemudia melanjutkan perjalananya menuju Kecamatan Buntul dan Puskesmas Ramung Kecamatan Permata.
Di dua puskesmas itu bupati Ahmadi juga mengajukan beberapa pertanyaan, diantaranya pasca rasionalisasi tenaga honor dan bakti apakah pelayanan yang di berikan kepada masyarakat mengalami kendala yang siknipikan, beberapa pegawai kesehata  yang ditanya menjawab tidak mengalami kendala yang berat, hanya saja mereka menyarankan kepada orang nomor satu di Kabupaten Bener Meriah itu untuk tenaga yang sangat dibutuhkan untuk segera di aktifkan kembali.
Sementar itu terkait mobilitas puskesmas, bupati juga menyampaikan, bahwa pemerintah akan segera melakukan penambahan dan perbaikan mobilitas puskesmas yang sifatnya sangat mendesak, “kita akan usahakan untuk melengkapi sejumlah pasilitas yang sangat dibutuhkan oleh puskesmas, agar pelayanan terhadap masyarakat benar-benar berjalan baik.”kata Ahmadi.
Usai melakukan sidak bupati Ahmadi menyampaikan apresiasinya kepada tenaga kesehatan yang telah mendedikasikan dirinya untuk melayani masyarakat Bener Meriah

The post Bupati Ahmadi Sidak Sejumlah Puskesmas appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

Terima Tamu dari Brunei, Aminullah Titip Pesan Untuk Hasanah Bolkiah

Jumat, 19 Januari 2018
Humas Aceh |19 Januari 2018 
 
Banda Aceh – Walikota Banda Aceh, H Aminullah Usman SE Ak MM, kamis (18/1/2018) menerima kunjungan tamu dari Kerajaan Brunei Darussalam di Balaikota. Rombongan yang merupakan para Pejabat Persatuan Sejarah Melayu Brunei Darussalam (Persebar) beranggotakan 15 orang pakar sejarah dan budaya, saat bertandang ke Balikota dipimpin Ketuanya, Prof Dr Haji Hasbol Hj Mail.

Pertemuan Haji Hasbol dan rombongan dengan Walikota yang ditemani sejumlah pejabat jajaran Pemko berlangsung sekitar dua jam. Pertemuan ini membahas berbagai bidang, mulai dari sejarah Aceh dan Brunei, budaya hingga program penegakan syariat Islam.
Kata Hasbol, Banda Aceh memiliki sejumlah kesamaan dengan Bandar Seri Begawan. Selama empat hari berada di Banda Aceh, Hasbol dan rombongan tidak merasa sebagai warga asing dan serasa berada dirumah sendiri.
Dalam kesempatan ini, Walikota menyampaikan sejumlah program pembangunan Pemko beberapa tahun kedepan dibawah kepemimpinnya bersama Zainal Arifin. Kata Aminullah, Banda Aceh sedang mengembangkan wisata Islami dan bercita-cita ingin menjadikan Banda Aceh sebagai destinasi wisata halal dunia.
Kata Walikota, kebesaran sejarah Islam, budaya, heritage, kuliner hingga budaya menjadi modal Banda Aceh sebagai kota wisata yang akan dikembangkannya.
Tujuannya, dengan wisata akan menyerap banyak tenaga kerja yang kemudian mampu mengatasi persoalan kemiskinan dan pengangguran pasca konflik dan musibah tsunami.
Lanjut Aminullah, wisata Banda Aceh memiliki prospek yang sangat bagus, dimana setiap tahunnya tingkat kunjungan wisata, baik wisatawan lokal maupun manca Negara semakin meningkat.
Karenanya, melalui Hasbol, Aminullah menyampaikan pesan kepada Sultan Brunei Darussalam, Sultan Hasanah Bolkiah agar dapat memberikan bantuan untuk Banda Aceh.
“Kami ingin membangun sebuah bangunan yang rencananya akan kita sematkan nama Nurul Arafah yang nantinya akan digunakan sebagai islamic center dan pusat zikir. Bangunan ini diperkirakan akan mampu menampung 30 ribu jamaah zikir yang kami harapkan datang dari berbagai negara islam dunia. Kami sudah punya lahannya, mungkin Sultan Hasanah Bolkiah dapat membantu kami agar segera dapat melaksanakan pembangunannya,” ujar Aminullah
Kata Aminullah, islamic center dan pusat zikir ini lokasinya akan mulai ditimbun tahun ini. Bangunan ini diperkirakan akan membutuhkan dana sekitar Rp.200 Milyar.
Banda Aceh yang akan menjadi kota zikir di Indonesia diyakini akan mampu menarik wisatan dari seluruh dunia. “Dengan islamic center dan pusat zikir ini kita akan perkuat syiar Islam, dari Banda Aceh untuk Dunia,” tambah Aminullah.
Selain itu, Aminullah juga menitipkan pesan agar para investor Brunei Darussalam tidak segan ataupun takut untuk dapat berinvestasi di Banda Aceh, karena berprospek cerah seperti bisnis perhotelan dan pusat perbelanjaan 

The post Terima Tamu dari Brunei, Aminullah Titip Pesan Untuk Hasanah Bolkiah appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

Wali Kota Deklarasikan Lamteh Sebagai Gampong Sehat Gemilang

Jumat, 19 Januari 2018

Humas Aceh | 19 Januari 2018

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mendeklarasikan Gampong Lamteh, Kecamatan Ulee Kareng, sebagai Gampong Sehat Gemilang (GSG) Kategori Ceudah, Kamis (18/1/2018).

Diharapkan dengan adanya gampong sehat ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan lingkungan sekitarnya sehingga terciptanya gampong yang bersih, indah dan nyaman.

Dalam sambutannya, Aminullah  menyampaikan Gampong Sehat Gemilang merupakan suatu gerakan untuk mewujudkan gampong dengan kondisi masyarakatnya yang memiliki pengetahuan tentang kesehatan dan mampu menerapkan pola hidup sehat baik secara jasmani maupun rohani.

“Selain mampu mewujudkan lingkungan yang bersih dan, masyarakat gampong ini diharapkan mampu memanfaatkan sumber daya alam yang ada untuk kelangsungan hidup, baik diri sendiri maupun orang lain, dan juga sehat dalam arti mandiri secara ekonomi,” katanya.

Di samping itu, Pemko Banda Aceh terus berupaya mengembangkan pelayanan kesehatan untuk menjawab dan memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat. “Kebutuhan masyarakat akan layanan yang bermutu dan berkualitas telah menjadi prioritas pemerintahan saya bersama Pak Zainal (wakil wali kota),” katanya.

Ia juga mengharapkan kepedulian dan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan juga semakin meningkat. “Harapan kita semua, sektor kesehatan yang menjadi penunjang produktivitas masyarakat, dapat benar-benar dirasakan seluruh warga kota dengan mudah dan tetap berkualitas.”

“Gampong Sehat Gemilang ini perlu terus dipertahankan dan harus menjadi kebanggaan bagi warga gampong. Mari kita terapkan pola hidup sehat mulai dari menjaga makanan, istirahat yang cukup dan berolahraga, termasuk tidak membuang sampah dan BAB sembarangan. Jika melihat tumpukan sampah silahkan hubungi call center kebersihan kita di nomor 08116788444,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya sedang gencar-gencarnya mengoptimalkan sektor pariwisata, dan sudah mencanangkan Banda Aceh sebagai salah satu pusat wisata halal dunia. “Target tersebut akan berhasil apabila seluruh gampong bersih, indah, nyaman dan sehat. Mudah-mudahan ke depan akan semakin banyak Model Gampong Sehat di Banda Aceh,” pungkasnya.

Turut hadir pada acara tersebut anggota DPRK Banda Aceh Isnaini Husda, Kadinkes Warqah Helmi, Kepala DP3AP2KB Media Yulizar, Unsur Muspika Ulee Kareng, Keuchik dan perangkat Gampong Lamteh, serta para kader Posyandu setempat.

The post Wali Kota Deklarasikan Lamteh Sebagai Gampong Sehat Gemilang appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

[Video] Pelantikan ketua Dekranas dan TP PKK Aceh Tengah

Kamis, 18 Januari 2018

Humas Aceh | 18 Januari 2018

Pelantikan ketua Dekranas dan TP PKK Aceh Tengah

The post [Video] Pelantikan ketua Dekranas dan TP PKK Aceh Tengah appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

Kalender Agenda

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32