Bupati Sama Indra Tanggapi Permintaan Dewan

Kategori : Pemerintahan Jumat, 01 Desember 2017

Bupati Aceh Selatan (Bupas) HT. Sama Indra SH menanggapi permintaan anggota dewan yang disampaikan melalui pendapat akhir fraksi pada acara penutupan rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Selatan, di ruang rapat paripurna, di Tapaktuan, Kamis (30/11/17) malam.

Tiga fraksi di lembaga legislative Aceh Selatan tersebut antara lain Fraksi Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Fraksi Amanat Pembangunan Indonesia (API) dan Fraksi Mandiri meminta Bupati beserta tim anggaran pemerintah Daerah (TAPD) meng-evaluasi kembali dan merasionalkan hibah untuk Komisi Independen Pemilihan (KIP) kabupaten Aceh Selatan

Rasionalisasi Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) kabupaten Aceh Selatan kepada KIP terhadap dana Pimilihan Kepala Daerah (Pilkada) Aceh Selatan dari anggaran yang direncanakan awal sebesar 28.9 dihemat menjadi 26 miliar rupiah.

“Menurut pembahasan dan pengkajian kami, anggaran tersebut terlalu besar. Sebab, ada beberapa item yang bisa disatukan dalam sebuah kegiatan agar bisa lebih efesien dan penghematan anggaran,” ungkap pelapor Fraksi PKPI, Masridha, ST.

Selain itu pelapor dari Fraksi API, Muhammad Nasir Gani, SH dan pelapor Fraksi Mandiri, Alja Yusnadi, S.TP, M.Si mengungkapkan hal yang sama. Menurut mereka, dengan merasionalkan anggaran KIP diharapkan, dapat dimanfaatkan untuk pembangunan Aceh Selatan tanhun anggaran 2018 bisa berjalan secara baik menjadi Aceh Selatan terdepan.

Bupati Sama Indra menanggapi koreksi anggaran KIP menyatakan, akan berkoordinasi kembali dengan TAPD maupun meminta petunjuk lebih lanjut dengan Kementerian Dalam Negeri RI.

Pada kesempatan itu, terkait permintaan masyarakat lima Gampong dalam Kecamatan Kluet Timur untuk meninjau kembali proyek tanggul sungai yang dibangun di Gampong Paya, Kec. Kluet Utara.

Bupati Sama Indra mengatakan, permintaan masyarakat Kluet Timur, akan di tindaklanjuti dengan menyurati pihak Provinsi Aceh. “Penanganan tanggul sungai itu wewenang provinsi,” pungkas Sama Indra. (qrt)

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32