Bupati Sama Indra Trauma Dengan PDAM Tirtanaga

Kategori : Ekonomi Kamis, 25 Januari 2018

Bupati Aceh Selatan HT. Sama Indra, SH mengaku trauma dengan PDAM Tirta Naga Tapaktuan. Pasalnya semasa periode kepemimpinannya 2013-2018 sudah terjadi 3 kali pergantian Direktur.

Hal itu disampaikan dalam pidatonya pada acara pelantikan Direktur PDAM Tirtanaga Tapaktuan ke empat Cut Maisarah, A.Md diruang rapat kantor Setdakab Aceh Selatan, Tapaktuan, Kamis (25/1/18) seraya berharap SK yang diserahkan, merupakan SK terakhir masa periode 2013 – 2018.

“Saya harapkan Bu Cut Maisarah agar bisa meningkatkan kualitas air, dari air yang keruh bisa menjadi air yang putih yang akan disuplai kepada masyarakat, sehingga layak dikonsumsi,” katanya.

Oleh karena itu, lanjutnya, Direktur yang baru harus berpikir apa yang harus dilakukan dalam memajukan perusahaan milik daerah tersebut.

Menurutnya, kualitas air khususnya di Kecamatan Bakongan dan Trumon Timur sekitarnya masih keruh. Sehingga perlu adanya upaya perbaikan dari manajemen baru,
agar masyarakat Bakongan dan Trumon Timur tidak lagi mengkonsumsi air yang keruh.

Bupati juga menyampaikan penyesalannya yang telah menganggarkan Rp 3 miliar untuk pemasangan pipa di Trumon timur, karena tidak dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sama Indra mengajak karyawan PDAM Tirta Naga mendukung Direktur PDAM yang baru dalam memajukan perusahaan dengan menerapkan sistem kebersamaan, tidak bekerja sendiri – diri. “Hindari jangan ada istilah musuh harus disingkirkan, tetapi harus dirangkul karena dalam sistem manajemen yang dibutuhkan adalah kebersamaan, bukan individual,” ujarnya.

Prosesi pelantikan sekaligus penyerahan SK kepada Cut Maisarah , turut dihadiri, Asisten II H. Zaini Bakri, Asisten III, Said Azhar, para Kepala SKPK, Anggota DPRK, Rustaman, Kabag Ekonomi Setdakab, Fujiyanto, Ketua Dewan Penasehat PDAM, H. Hasbi Hasan, dan para karyawan PDAM Tirta Naga.

Sebelumnya, Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi Setdakab Aceh Selatan, H. Zaini Bakri menyampaikan, Pemkab Aceh Selatan telah mengangkat Liyan Aswin sebagai Direktur PDAM, tertanggal 3 Januari 2017.

“Namun, bulan Mei 2017, saudra Liyan mengajukan permohonan mengundurkan diri dari Direktur PDAM Tirta Naga Tapaktuan dengan alasan kesehatan. Untuk mengisi kekosongan jabatan Direktur, Pemkab menunjuk Cut Maisarah, sebagai Pejabat Sementara (Pjs) berdasarkan SK Bupati Aceh Selatan No. 357 Tahun 2017 tanggal 29 Mei 2017 tentang pemberhentian Direktur Utama dan Penunjukan Pejabat Sementara Direktur PDAM Tirta Naga Tapaktuan,” terang Zaini

Menurut Asisten Ekonomi dan Pembangunan ini, perekrutan calon Direktur PDAM Tirta Naga Tapaktuan dilakukan berdasarkan pengumuman Sekda Aceh Selatan selaku Ketua Tim Uji Kepatutan dan Kelayakan Calon Direktur PDAM Nomor 690/03/2017 tanggal 27 November 2017. (qrt)

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32