Pemkab Sosilisasikan Besaran Santunan Kematian

Kategori : Pemerintahan Selasa, 02 Oktober 2018

Acehselatankab- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Selatan H Nasjuddin SH MM memaparkan isi Peraturan Bupati (Perbup) No: 17 Tahun 2018 tentang petunjuk operasional bantuan sosial yang tidak dapat direncanakan untuk santunan kematian.

“Perbup ini sebagai dasar penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat penerima masyarakat berupa Santunan Kematian guna membantu ahli waris dalam meringankan beban karena tertimpa musibah,” terang Sekda H Nasjuddin,SH.MM dalam acara temu ramah Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan terpilih dengan insan pers diruang rapat lantai II gedung Sekdakab, jalan T. Ben Mahmud, Tapaktuan, Selasa, (2/10).

Menurutnya, pemberian santunan kematian yang merupakan program prioritas Bupati Aceh Selatan H. Azwir dan Wakilnya Tgk. Amran untuk membantu biaya hidup dan pelaksanaan fardhu kifayah guna menghindari ahli waris penerima bantuan terlibat dengan sistem rentenir dan menggadaikan harta yang ditinggalkan pewaris.

Diterangkannya,santunan kematian diberikan kepada ahli waris, akibat anggota keluarga meninggal dunia yang telah berusia diatas 1 (satu) tahun dengan rincian sebagai berikut ini. Bagi suami yang mempunyai tanggungan anak kandung menerima sebesar 5 juta rupiah dan yang tidak mempunyai tanggungan diberikan sebesar Rp.3.5 juta. Jumlah ini sama halnya jika yang meninggal istri.

Selanjutnya untuk anggota keluarga katagori lansia diatas 60 tahun dan anggota keluarga berusia diatas 1 (satu) tahun sampai belum menikah menerima sebanyak Rp 2,5 juta.

Lebih lanjut Sekda menerangkan, santunan kematian tidak diberikan apabila penduduk yang meninggal dunia diakibatkan oleh bencana alam, narkotika dan bunuh diri. Selain itu, PNS, TNI/Polri, Pensiunan, karyawan BUMN-BUMD, dan profesi lainnya yang mendapat uang duka dari negara maupun perusahaan.

Santunan kematian diberikan kepada penduduk Aceh Selatan yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk. Aceh Selatan. Syarat mendapatkan bantuan tersebut membuat permohonan yang ditujukan kepada bupati Aceh Selatan dengan melampirkan akta kematian, keterangan ahli waris penerima santunan dari Keuchik yang disetujui oleh Camat. Kemudian fotokopi KTP ahli waris, fotokopi Kartu Keluarga, dan fotokopi buku rekening Bank penerima santunan yang diketahui oleh Keuchik.

“Persyaratan tersebut disampaikan kepada petugas/panitia verifikasi Bagian Kesra Sekdakab sebanyak lima rangkap dengan menunjukkan KTP dan KK asli untuk validasi data,” papar Nasjuddin.

Wakil Bupati Tgk. Amran menambahkan, penyaluran santunan kematian terhitung sejak pelantikan Bupati dan Wakil Bupati yaitu 27/9/2018. " tetapi pembayarannya setelah pengesahan APBK-Perubahan Aceh Selatan TA 2018," jelas Amran seraya membeberkan sampai hari itu, sekitar seratusan yang sudah membuat permohonan. (Qrt).

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32