Bupati dan Wabup Tidak Bekerja Sebelum Temu Wartawan

Kategori : Pemerintahan Rabu, 03 Oktober 2018

Acehselatankab- Bupati Aceh Selatan H. Azwir, S.Sos dan wakilnya Tgk. Amran yang dilantik minggu lalu belum melaksanakan aktifitas administrasi selum bertemu dengan para wartawan yang bertugas didaerah itu.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Azwir dalam acara temu ramah dengan para insan pers di lantai II ruang rapat Setdakab Aceh Selatan, Selasa (2/10).

Pertemuan tersebut di hadiri Bupati dan Wakil Bupati serta Sekda H. Nasjuddin yang diampingi Asisten Sekda Bidang Pemerintahan, Ekonomi dan Pembangunan serta Asisten Administrasi juga hadir selaku leading sektor Kepala Bagian Humasy dan protokol Masriadi, S.STP, M.Si.

“ Sampai saat ini, saya belum menandatangani surat surat apapun kecuali Perbup tentang Bantuan sosial santunan kematian, sebelum kami beramah tamah dengan para jurnalis,” kata Azwir sebagai pembuka perbincangan dengan wartawan.

Menurut Bupati Azwir yang pernah menjadi kepala bagian humas dalam karir ASNnya, pekerjaan dia dan wakilnya tidak berarti bila tidak didukung para wartawan dalam mensosilisasikan.

Karenanya, Azwir mengajak para wartawan untuk dapat sama-sama bekerja didalam membangun Aceh Selatan yang tercinta ini melalui tupoksi masing-masing, agar pembangunan berbasis ekonomi masyarakat dapat terlaksana dengan baik dan berjalan dengan sempurna.

“Tidak ada artinya kami berkerja mati matian bila media tidak bersuara, karena kami kami minimnya kesempatan untuk bersosilisasi. Intinya menuju keberhasilan program pembangunan disegala sektor adalah kerja sama” ujarnya yang diamini Tgk. Amran.

Bupati dan Wakil Bupati mengaku akan memulai pekerjaannya setelah duduk bersama para jurnalis karena sehari sebelumnya mengadakan rapat dengan para kepala SKPK dan selanjutnya mengagendakan bertemu ramah dengan para ulama dan tokoh masyarakat.

Tgk. Amran menambahkan para insan pers dapat membangun komunikasi aktif dan saling kordinasi dengan pemkab supaya pembangunan dibumi Aceh Selatan dapat dirasakan masyarakatnya.

“Tegur saya jika saya ada kealpaan agar kita bisa bermanfaat untuk masyarakat dan pemabangunan ekonomi dapat berjalan baik,” tutur Amran yang mengaku dirinya berlatar belakang petani.

Menurut Ketua DPW Partai Nasional Aceh (PNA) kelahiran tahun 1975 ini berujar, bahwa dirinya tetap membuka rumah pendopo wakil untuk para wartawan yang ingin konfirmasi, sekaligus ngopi bareng.

Amran juga mengharapkan pertemuan yang dilaksanakan pada hari itu dengan para wartawan tidak hanya sekali itu saja namun berulang dan menjadi agenda dari bagain humasy dan Protokol Setdakab. (Qrt).

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32